Mengapa Saya Tertarik Mempelajari Sains?

Apa sih yang buat anda tertarik mempelajari sains (utamanya fisika) padahal banyak pelajar dan pemuda seperti anda justru menjauhinya?
Ini menarik, fisika atau sains pada umumnya mempelajari cara kerja alam serta interaksinya. Dengan mempelajari sains kita dapat mengetahui banyak rahasia alam. Sedikit demi sedikit pengetahuan kita tentang alam bertambah. Hal ini membuat kita seperti mengetahui hakikat segala sesuatu. Bahkan hal-hal seperti mitos dapat diungkapkan sejalan dengan perkembangan sains.

Sains itu layaknya candu. Ketika kamu tahu satu hal, kamu akan bertanya lagi “kalau seperti ini bagaimana?” dan rasa penasaran yang menjadi fitrah manusia ini tidak akan pernah habis dan selama itu pula sains akan terus berkembang.

Ya, sains dimulai dari rasa penasaran yang hanya dimiliki oleh mahluk bernama manusia. Kumbang tidak pernah bertanya mengapa langit malam gelap? Lebah mungkin tidak pernah mencari tahu apakah bumi ini datar atau bulat? Kunang-kunang pun tak begitu peduli benda apakah selain dirinya yang berkelap-kelip di langit malam itu?

Tapi manusia? Sejak usia balita manusia secara alami telah muncul rasa penasaran yang begitu besar tentang cara kerja dunia ini. Seorang anak usia 2-5 tahun sering mencoba banyak hal baru hanya untuk memenuhi rasa penasarannya.
Benda apakah ini? Bagaimanakah rasanya? Maniskah atau asam? Apalah gunanya? Dapatkah ku gunakan sebagai mainan? Dsb. Tetapi rasa penasaran ini lambat laun meredup disebabkan oleh banyak faktor.

Bagi mereka yang menjauhi atau mungkin membenci sains, mungkin mereka lupa bagaimana dahulu ketika ia masih balita ia berusaha menantang alam. Belajar berdiri dan terjatuh, berdiri dan jatuh lagi, setiap kali ia berdiri gravitasi selalu menariknya dengan gaya yang sama. Hingga akhirnya ia bertekad, awas engkau gravitasi aku akan terus belajar mempelajari polamu hingga akhirnya aku bisa menguasaimu. Alhasil kini manusia dapat terlepas dari tarikan gravitasi Bumi dan mengembara angkasa raya yang begitu luasnya.

Yah tiap orang punya pilihannya masing-masing, bagi saya hidup di dunia ini hanya sementara dan tempat persinggahan belaka. Alangkah ruginya saya bila meninggalkan dunia ini tanpa sempat mengetahui atau bahkan tidak peduli dunia seperti apakah yang saya tempati ini?

Seorang pemimpi. Laki-laki akhir zaman yang ingin mengubah dunia dengan tangannya

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar