Membiasakan Membaca Dimulai Dari Diri Sendiri

Menumbuhkan Minat Baca - Satrio Amrullah


Terinspirasi dari mimpi masa kecil untuk membuat perpustakaan pribadi lalu bertemu duta baca Indonesia, Nadjwa Shihab tiga bulan yang lalu menyadarkan saya kembali betapa pentingnya membaca bagi kehidupan kita.

Mirisnya minat baca penduduk Indonesia terbilang sangat rendah. Rata-rata orang Indonesia hanya membaca 1 jenis buku dalam satu tahun. Padahal di negara maju penduduknya bisa menamatkan 10-20 buku bacaan setiap tahunnya.


Rendahnya Minat Baca Indonesia
Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia

Karena itu sejak 3 bulan yang lalu saya berkomitmen dengan diri sendiri untuk mulai membaca sekurang-kurangnya satu judul buku bacaan dalam setiap bulan.

Rupanya komitmen tak tertulis ini bisa saya jalankan dengan konsisten. Di bulan November tahun lalu saya menamatkan “Bisakah Orang Asia Berpikir?” karya Kishore Mahbubani. Pertengahan Desember menamatkan “Filsafat Pancasila Menurut Bung Karno” yang merupakan buah pikir dari kumpulan pidato Bung Karno sendiri. Dan di Januari tahun ini saya menamatkan buku keren berjudul “Nusantara (Sejarah Indonesia)” yang ditulis Bernard H. M. Vlekke pada tahun 1941, empat tahun sebelum Indonesia merdeka.

Nah memasuki bulan Februari ini, saya ingin menghabiskan sebuah buku baru yang tidak kalah keren, “Keajaiban ASEAN” karya Kishore Mahbubani dan Jeffery Sng.

Kedepan, setiap tanggal 1 pada tiap bulan saya akan memosting buku bacaan baru yang akan saya habiskan di bulan tersebut. Lalu di setiap tanggal 30-nya atau di akhir bulan saya akan mencoba menulis resensi dari buku tersebut.

Ada satu pandangan menarik yang saya peroleh dari mbak Nana (Nadjwa). Bahwa agar budaya membaca itu bisa tumbuh dalam diri perlu di dorong oleh lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya budaya tersebut. Salah satu caranya ialah membuat klub membaca, bertukar buku bacaan atau mendiskusikan isi buku bersama teman-teman.

Saya lantas terpikirkan untuk membuat gerakan sosial yang bertujuan meningkatkan minat baca. Tapi tidak perlu membuat klub atau komunitas. Cukup memosting atau mengupload foto buku baru yang ingin di tamatkan dalam satu bulan di medsos masing-masing orang setiap tanggal 1. Yah mirip-mirip gerakan #30HariBercerita di bulan Januari.

Kita beri saja nama gerakan ini #onemonthonebookchallenge.

Ada yang ingin ikutan? Yuk upload foto buku barumu di bulan Februari ini.

Seorang pemimpi. Laki-laki akhir zaman yang ingin mengubah dunia dengan tangannya

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar