Memandang Pokemon Go Tak Sebatas Permainan

Tiba-tiba dunia heboh dengan adanya Pokemon Go. Reaksi orang bermacam-macam. Namun bagi saya ini adalah sesuatu yang sangat keren.

Sebuah penemuan yang mampu mengubah cara kita memandang dunia adalah sesuatu yang keren buat saya.

Niantic melalui Pokemon Go telah berpikir out of the box. Dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality Niantic sukses mengubah cara orang beinteraksi dengan objek digital meski baru sebatas sebuah permaninan.

Meskipun bukan sesuatu yan baru tetapi ini adalah awal. Kesuksesan pokemon go akan mengudang banyak orang untuk mengembangkan teknologi ini di masa depan.

Bayangkan ada begitu banyak ide animasi permainan yang dapat dimainkan di dunia nyata selain pokemon. Kamen rider misalnya, atau yu-gi-oh, atau dragon ball berkeliling dunia hanya untuk mencari 7 buah bola naga, dan masih banyak lagi.

Tetapi, mari jangan memandang viral pokemon go saat ini hanya sebatas permainan. Tetapi pandanglah bahwa teknologi dibalik permainan ini dapat di aplikasikan dalam banyak hal di masa depan.

Dengan didukung oleh banyak banyak perangkat keras selain PC atau smartphone (microsoft hololens misalnya), masa depan kita mungkin akan penuh dengan teknologi Augmented Reality.

Arsitek atau desainer akan mampu mengambar apapun dalam bentuk 3 dimensi serta dapat diaplikasikan langsung di dunia nyata.

Pengunjung museum tak lagi memerlukan seorang pemandu, karena dengan perangkat khusus miliknya sudah mampu menceritakan secara detail sejarah setiap object di dalamnya.

Manusia akan dapat berkomunikasi dengan komputer, berbicara, bertanya atau beridiskusi dengan sebuah realitas maya.

Atau bahkan setiap orang diseluruh dunia, dapat saja berjabat tangan, saling memeluk, meeting atau kencan dengan hologram pasangannya dimanapun dia berada tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Serta masih banyak aplikasi lainnya yang dapat dibuat di masa depan.

Karena itu mari kita belajar dan menyiapkan diri, agar ketika masa itu tiba kita tak hanya menjadi penonton yang terlena melainkan menjadi pemain yang menguasai teknologi serta berkontibusi bagi bangsa dan dunia.

Seorang pemimpi. Laki-laki akhir zaman yang ingin mengubah dunia dengan tangannya

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar