Isra Abdurrahman, Adik Saya Yang Lahir Pada Malam Isra Miraj

Isra Abdurrahman


Ini adik saya, namanya Isra Abdurrahman. Nama panggilnya Isra. Alasan kenapa dinamakan seperti itu karena dia lahir pada malam peringatan hari Isra Miraj nabi Muhammad.

Berdasarkan cerita ibu saya, kelahiran adik saya yang paling bungsu ini sebenarnya tidak direncanakan, oleh sebab itu usia kami terpaut cukup jauh. Jarak usia saya dengan Arsyi misalnya (adik saya yang pertama) hanya 4 tahun, sementara dengan Isra bedanya 12 tahun. Jadi saat kakaknya yang satu sudah masuk tahun kedua kuliah dan kakak sulungnya ini mau lanjut studi S2 (insya Allah aamiin 😅), Isra baru kelas 1 SMP.

Tapi begitulah, rencana Tuhan memang jauh lebih sempurna. Selama beberapa tahun ini, ketika kami (Saya dan Arsyi) harus merantau untuk bersekolah dan kuliah, kehadiran Isra-lah yang menjadi peneman ibu dirumah.

Isra, seperti banyak anak desa lainnya, juga punya bakat alami. Yaitu mancing atau menangkap udang. Yah bisa dibilang itu sudah menjadi hobinya; mancing belut di sawah, mancing ikan mujair di danau atau menangkap udang di sungai. Karena itu ayah kami menghadiahkan Isra satu set alat pancing atas keberaniannya melakukan khitan dua tahun lalu.

Tapi sekarang Isra sudah ABG, sudah malu-malu, badannya juga sudah lebih besar dibanding foto ini. Kalau saya ingat-ingat, ini adalah foto saya yang pertama bersama Isra, yang di ambil saat wisuda saya tahun lalu. Haha

Selamat ulang tahun, Isra Abdurrahman.

Seorang pemimpi. Laki-laki akhir zaman yang ingin mengubah dunia dengan tangannya

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar