Hello World

Halo, selamat datang di blog saya satrioamrullah.blogspot.com

Berawal dari sebuah pepatah “jika ingin mengenal dunia maka membacalah dan jika ingin dikenal dunia maka menulislah!’

Inspirasi ini melahirkan tekad kuat tuk mulai mencoba dan belajar menulis. Menulis apa saja yang mungkin tersirat dalam benak. Jika dipikir-pikir banyak hal yang sesungguhnya kita renungkan, kita diskusikan, kita utarakan hanya pada diri kita sendiri. 70% dari tiap hari kita hanya berbicara pada diri sendiri. kalian tahu, Tentang mimpi, tentang harapan, tentang hidup, tentang keluarga, tentang lingkungan, tentang semuanya… mengapa tak coba kita bagi bersama orang lain? bukankah semuanya terasa lebih indah jika berbagi bersama?

Saya teringat masa putih-biru saya. Kala itu seorang guru bahasa Indonesia menugaskan kepada kami sekelas untuk membeli buku diary dan menyuruh kami menuliskan semua kejadian yang berkesan setiap harinya. Saya merenung sejenak, “Untuk apa saya menulis di buku diary? kalo cewek mungkin saja, nah saya ini cowok. bagaimana mungkin cowok (cool) macam saya ini menulis curhatnya di diary? apa kata dunia?” demikianlah pikiran cetek saya kala itu. ‘anehnya lagi, diary cuma kita sendiri yang baca, lalu untuk apa kita capek-capek menulisnya?’ demikianlah pertanyaan itu muncul beruntun seolah mencari pembenaran.

Hingga masa SMA dan kuliah saat ini banyak kejadian yang membawaku berkenalan dengan banyak penulis. yah walaupun mereka bukan penulis-penulis profesional tetapi dari mereka muncul motivasi untuk belajar menulis. Jika kita merenung lebih dalam lagi sesungguhnya menulis/tulisan merupakan suatu karya yang sangat besar manfaatnya dan akan selalu dikenang sepanjang zaman. Saat ini kita mungkin takkan mengenal sosok Muhammad SAW jika para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in tak menuliskan kisah hidupnya pada kita Sirah Nabawiyah. Kita pula mungkin takkan mengenal sosok Newton sebagai fisikawan dan matematikawan mahsyur jika ia tak merampungkan pemikirannya pada bukunya “Philosophiae Naturalis Principia Mathematica”. juga kita mungkin takkan pernah mendengar teori evolusi yang kontroversial itu jika Darwin tak menuliskan pemikirannya pada buku “The Origin of the Species by Means of Natural Selection”. Dan masih banyak sosok lagi. Begitulah, semua sosok diatas kiranya takkan dikenal oleh dunia hingga saat ini apabila tak ada seorangpun yang menuliskan kisah maupun pemikirannya. Makan benarlah pepatah diatas, “Jika ingin di kenal dunia, maka menulislah!”

Adapun saya, saya hanya manusia akhir zaman yang ingin berbagi kisah, pemikiran maupun pengetahuan yang kiranya dapat bermanfaat baik bagi diri saya maupun bagi kawan-kawan yang membacanya. Judul blog “Jalan Cita Sang Pejuang” merupak sindiran atau mungkin motivasi bagi diri saya sendiri tuk dapat menggapai cita menjadi seorang Ilmuwan/Fisikawan peraih nobel Indonesia. Jalan ini tentu tak mudah kawan. Banyak jalan berliku yang kiranya akan saya hadapai kedepan. Dan entah bagaimana prosesnya hingga Tuhan menakdirkan kawan-kawan singgah ke blog saya ini untuk saksi perjuangan panjang saya nantinya. Saran maupun masukan yang bersifat membangun, memotivasi, menjadikan diri ini lebih baik sangat saya harapkan dari kawan-kawan sekalian.

Akhir kata saya ucapkan selamat berkenalan, selamat membaca, selamat berkarya. Palu, 17 Desember 2012

Seorang pemimpi. Laki-laki akhir zaman yang ingin mengubah dunia dengan tangannya

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar