Momen Wisuda Adalah Awal Perjuangan Sesungguhnya

Momen wisuda Satrio Amrullah

7 tahun lamanya berkuliah akhirnya selesai juga. Terima kasih tak terhingga kepada kedua orang tua, sanak keluarga, sahabat, guru, rekan dan teman sejawat, serta orang-orang tercinta dan seluruh bangsa Indonesia. Percaya atau tidak kalian telah menjadi motivasi saya untuk berbuat dan berkarya hari ini dan kelak esok hari nanti. Momen ini menjadi terasa sangat spesial manakala negeri ini juga merayakan kemerdekaannya yang ke-72 tahun. Sehingga saya berinisiatif menyesuaikan diri menggunakan kostum merah-putih dengan pin garuda emas tersemat di dada kiri.

Baca Selengkapnya

Apa Kabar AnakUntad.com Setelah 3 Tahun Berdiri?

tampilan-anakuntad-com

AnakUntad.com pertama kali landing pada pertengahan Juli 2016. Bila melihat waktu saat ini, artinya¬† anakUntad.com telah berdiri selama 3 Tahun. Ah, ini waktu yang sangat pas untuk mengevaluasi pencapaiannya. Pencapaian apa yang telah dicapai anakUntad.com selama 3 tahun berdiri?   Para sahabat, izinkan saya untuk berbagi informasi ini Pertama, tidak bisa dipungkiri anakUntad.com adalah awal dari lahirnya komunitas anakUntad dan Tadulako Menginspirasi. Yang kemudian berkembang dan menelurkan banyak terobosan, gagasan, karya dan inspirasi bagi banyak orang. Tadulako Menginspirasi, WoW, Ekspedisi

Baca Selengkapnya

Jelang Pimnas 29, Untad Gigit Jari

pimnas-ub-maba

Kembali terulang, PKM Untad akan berada pada titik terendahnya setelah 5 tahun bangkit. Pasalnya pelayanan administrasi maupun informasi pihak birokrasi kepada mahasiswanya jauh dari kata memuaskan. Pada pertengahan tahun 2015 terjadi perombakan pejabat struktural Untad hingga pada tingkatan staff. Hal ini berimbas pada pelayanan administrasi PKM yang tidak berjalan maksimal. Staff yang dulunya pakar melayani administrasi PKM digantikan oleh orang baru yang awam tentang PKM. Akibatnya banyak keluhan mahasiswa yang kebingunang karena dilempar kesana-kemari hanya untuk mendapatkan username dan pasword

Baca Selengkapnya

Perlunya Pemberian Beasiswa Bagi Calon Dokter Indonesia

beasiswa-unpad

Adalah Suharsi calon mahasiswa kedokteran Untad yang saat ini tengah kebingungan, antara berjuang meraih mimpinya atau memupus harapannya menjadi dokter. Meskipun telah dinyatakan lolos sebagai mahasiswa kedokteran namun kewajiban membayar biaya administrasi sebesar Rp 275.000.000 adalah sesuatu yang sangat-sangat berat. Sementara deadline pembayarannya kurang dari 2 minggu lagi. Seandainya kita adalah Suharsi pilihan apa yang kan kita pilih? Tergelitik sebuah pertanyaan dalam diri saya, mengapa sebegitu mahalnya biaya yang harus dibayar untuk menjadi seorang dokter? Padahal dokter adalah cita-cita mainstream

Baca Selengkapnya

Terimakasih, Kawan

kawan

Buat saya prestasi terbaik yang saya miliki selama saya berkuliah adalah mendirikan komunitas anakUntad bersama teman-teman. Di komunitas ini saya menemukan banyak orang-orang hebat, orang-orang kreatif, orang-orang yang peduli dan penuh aksi, serta orang-orang yang punya jiwa berbagi dan sosial yang tinggi. Entah ‘magnet’ apa yang membuat mereka terkumpul. Padahal kami hanya menawarkan mimpi sederhana, bersama menjadikan kampus sebagai tempat ternyaman untuk belajar dan mengembangkan diri seluas-luasnya. Jujur, berteman dengan mereka adalah suatu kebahagiaan. karena tidak hanya memberi rasa nyaman,

Baca Selengkapnya

Paradigma Baru Pola Pembinaan Kemahasiswaan Kampus Untad

Hari ini saya berkesempatan mengikuti workshop Penyusunan Kebijakan Pola Pembinaan Kemahasiswaan Universitas Tadulako dengan keynote speaker dari DIKTI. Ada beberapa poin penting yang saya catat dan perlu di ketahui mahasiswa kedepan. Universitas Tadulako memperoleh akreditasi C oleh BAN-PT bukan karena kualitas pendidikannya, melainkan karena manajemennya kurang tertata dengan baik. Tidak ada sinergi yang solid dan terarah dalam setiap bagian civitasnya. Sebut saja misalnya tidak ada data prestasi mahasiswa, dll. Sehingga ketika tim asesor bertanya, “apa saja prestasi yang pernah diraih

Baca Selengkapnya

Misteri Hilangnya Baliho 600 Ribu & Budaya Apresiasi Kampus

Saya suka dengan apresiasi, sebab apresiasi mampu membentuk iklim kompetitif serta menjadi motivasi bagi kemajuan peradaban. Sejak kecil saya di didik dengan budaya apresiasi. Jika saya rajin belajar atau berhasil meraih prestasi maka orang tua saya selalu memberi saya hadiah. Saya ingat sepeda pertama saya adalah hadiah atas khatam Quran saya. Apresiasi di lingkungan keluarga inilah yang buat saya termotivasi untuk meraih prestasi lainnya. Karena itu saya percaya, bila apresiasi telah menjadi budaya dilingkungan sekolah/kampus maka akan banyak siswa/mahasiswanya meraih

Baca Selengkapnya

Site Footer

Sliding Sidebar