1st AnakUntad Summit, Momen Refleksi Menuju Komunitas anakUntad Yang Lebih Maju

AnakUntad Summit soon 2


Empat tahun yang lalu, pada 10 Agustus 2014, saya bersama teman-teman menginisiasi komunitas ini, komunitas yang kemudian kita beri nama Komunitas AnakUntad.

Sebuah komunitas yang lahir atas kondisi kampus yang menurut kita kurang ideal, yang menuntut adanya ruang gerak bagi mahasiswa untuk berkarya, menyampaikan aspirasinya, berbagi gagasan-gagasan besar kepada sesama, atau melakukan aksi-aksi nyata untuk membuat perubahan disekitar kampus kita.

Kondisi inilah yang kemudian mempertemukan kita. Lalu karena se-visi, lantas kita bersepakat membuat satu wadah, sebagai tempat kita untuk belajar, bertumbuh dan mengaktualisasikan diri seluas-luasnya selama masa studi.

Dimasa-masa awal komunitas ini terbentuk, ada begitu banyak hal yang kita perbuat, begitu banyak karya, banyak pencapaian, banyak prestasi, yang tidak hanya memberi manfaat kepada diri kita sendiri, melainkan juga kepada kampus maupun sesama mahasiswa.

Ragam komentar positif langsung kita tuai, masukan, pujian, dan pengakuan, masuk silih berganti. Meski sesungguhnya hal tersebut bukan tujuan, tapi apresiasi masa kampus tersebut menunjukkan apa yang selama ini kita perbuat setidak-tidaknya memberikan dampak positif kepada publik.

Meski, tentu, beberapa komentar negatif juga mengikuti. Sebagian besar datang dari kawan-kawan kita, yang mungkin belum mengenal komunitas kita dengan baik.

Tapi dinamika komunitas ini tidak hanya datang dari eksternal. Melainkan juga muncul dari internal. Masalah-masalah yang kemudian timbul akibat kita terlalu nyaman dengan kondisi komunitas (yang memang sengaja kita buat santai diawal terbentuk), sehingga kita abai dan melupakan hal-hal urgen yang cukup mendasar bagi kelangsungan komunitas.

Hal tersebut ialah sistem, desain, dan pedoman dasar berlembaga.

Empat tahun lalu memang hal ini tak cukup berarti buat kita, karena semua inisiator awal komunitas ini terbentuk, masih aktif berlembaga, masih ingat apa tujuan komunitas ini terbentuk dan masih terbayang akan dibawa kemana komunitas ini selanjutnya.

Tapi setelah semua inisiator komunitas kita lulus, tak ada lagi yang bisa mendampingi, tak ada yang bisa memberikan masukan dan arahan. Kita meninggalkan kepada generasi penerus kita, sebuah komunitas tanpa kemudi setir untuk menggerakkan roda, tanpa peta sebagai tujuan perjalanan dan tanpa sesorang yang bisa memberi petunjuk dimana jalan terbaik menuju lokasi tujuan.

Kita mewariskan komunitas pincang kawan!

Apa ini yang kita bayangkan dimasa lalu saat awal komunitas kita dibentuk?

Saya percaya tidak demikian. Masih ada kesempatan buat kita menuntaskan apa yang sudah kita buat, melengkapi apa yang sudah kita mulai, dan mewariskan mimpi-mimpi kita kepada generasi selanjutnya dengan pedoman dan sistem yang jelas.

Karena itu, saya mengundang kepada kawan-kawan semua,rekan-rekan inisiator, rekan-rekan anggota komunitas, alumni panitia dan inspirator Tadulako Menginspirasi 1, 2, 3, 4 dan 5, Alumni WoW 1 & 2, Tim Ekspedisi Tapal Batas Pulau Sebatik Indonesia-Malaysia, kru anakUntad.com, dan Tim Relawan Beasiswa AnakUntad untuk berhimpun kembali, mendiskusikan hal terpenting dari komunitas kita, merampungkan desain, membuat sistem dan merancang pedoman arah serta tujuan komunitas kita kedepan.

Perlu teman-teman ketahui, aset terbaik yang dimiliki komunitas ini sesungguhnya adalah DIRI TEMAN-TEMAN. Yang terkadang saya sendiri sering lupa mensyukurinya.

Dipertemukan Allah dengan kalian dalam lingkar komunitas ini sesungguhnya adalah rizki terbesar dalam hidup saya. Karena saya percaya, bahwa kalian bukanlah orang-orang biasa.

Saya memiliki keyakinan yang sangat kuat, kalian adalah orang-orang hebat, orang-orang berbakat, orang-orang yang kelak akan menjadi tokoh, yang kelak mengisi posisi dan jabatan strategis, menjadi pemimpin di semua sektor dan lini.

Lantas bila dimasa depan saya bisa memprediksi kalian akan menjadi orang besar, bukankah saat ini saya beruntung, bisa berkawan dengan kalian dimasa sekarang? Bukankah itu sebuah anugerah yang luar biasa, bisa membangun jejaring bersama orang-orang besar dimana mendatang?

Ya, saya berharap komunitas ini tidak hanya sebagai tempat dimana pertama kali kita bertemu, tetapi juga, bisa menjadi wadah membangun jejaring masa depan bersama kalian, dalam satu lingkaran besar, lingkar alumni dan keluarga besar Komunitas anakUntad.

Oleh karena itu, mari sempatkan diri datang di anakUntad Summit. Kita jadikan momen konferensi puncak ini sebagai sejarah baru lahirnya komunitas anakUntad yang lebih maju.

AnakUntad Summit akan diselenggarakan pada hari Jumat, 10 Agustus 2018, bertepatan dengan Dies Natalis Komunitas anakUntad yang ke-4 Tahun. Lokasi acara bertempat di Gedung Aula Pegadaian (Persero) Palu. Agenda pertama insya Allah akan kita mulai pada pukul 08.00 WITA.

Terakhir, mohon bantuan kepada rekan-rekan semua untuk membagikan informasi ini kepada sesama rekan-rekan anggota anakUntad yang lain. Juga mohon bantuan membagikan info ini disemua jejaring media sosial yang kalian miliki. Agar kiranya kegiatan ini menjadi booming dan dihadiri oleh sebanyak-banyaknya anggota komunitas.

Secara berkala, saya akan membagikan informasi seputar AnakUntad Summit, seperti agenda acara, dokumen pendukung, teknis pelaksanaan, serta diskusi pra-summit dalam WA grup Komunitas anakUntad.

Atas perhatian, bantuan dan kehadiran teman-teman, saya ucapkan terima kasih 🙏

Salam hangat dari saya,
sampai bertemu di puncak kegiatan nanti.

Ketua Komunitas anakUntad
Satrio Amrullah

Seorang pemimpi. Laki-laki akhir zaman yang ingin mengubah dunia dengan tangannya

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar